Nama : Nyoman Parwa Dinawan
1. Subject-Verb Agreement.
Plural subject, singular verb.
Singular subject plural verb.
1. Good planning and motivation are vital for academic success.
2. My collection of stamps is worth a fortune.
3. A large flock of seagulls was feeding on the other side of the estuary.
4. Neither of these colours really suits the new living room.
5. His singlemindedness and a desire to win were responsible for his success.
6. A large consignment of biscuits has been stolen.
7. A large herd of cows was grazing by the river.
8. A calculator, three pencils and a large book were found lying in the street.
9. Either India or Greece seems like a good holiday destination.
10. Neither of those essays makes me want to continue reading.
11. Tight organisation and control are needed for a good essay.
12. A large group of young people was hanging around on the corner of the street.
|
tulisan softskill " Bahasa inggris bisnis 1"
oleh : nyoman parwa dinawan
Setia Dalam Penantian
setia ku dalam penantian
dalam kisah yang begitu kelam
aku merajut hatiku dengan kasih
terendap dalam semilir angin
terhembus dalam derai tangis
kisahku yang dulu tak akan membuatku lemah
karena ku tahu itu
tulisan softskill " bahasa inggris bisnis 1 "
oleh : nyoman parwa dinawan
Dalam Rumah Hatimu
berteduh ku dalam rumah hatimu
berdamai ku dalam pangkuanmu
senandung lagu cinta yang bersemayam dalam diriku
akan kupersembahkan untukmu
sekian lama kumenunggu
akhirnya, aku bisa membasuhnya
kasih, kaulah yang selalu ada dalam hatiku
tulisan softskill "Bahasa Inggris Bisnis 1 "
oleh : nyoman parwa dinawan
Ruang dan Waktu
terbenam dalam mentari pagi yang cerah
terhanyut dalam air yang hening
ku tak mengerti apa yang terjadi dalam diriku saat ini
mengenang masalalu yang sangat kelam
terlebih hatiku yang selalu tercabik oleh ruang dan waktu
oh tuhan, mengapa ini terjadi padaku
apahkah ini suatu cobaan yang harus aku jalani
tulisan softskill " bahasa inggris bisnis 1 "
oleh : nyoman parwa dinawan
Terlarut Dalam Cinta
terlarut ku dalam cinta
tersapu ku dalam hembusan napas
sejenak ku berhenti bergerak
menanti hatimu yang berawan
aku disini menunggumu dengan penuh harapan
bersanding di atas jarum
bersimpah di atas daun
ku akan selalu menantimu, selamanya
Makna Hidupku
Tertegun ku pahami dirimu
Termanggu ku pikirkan dirimu
Banyak kata yang tak bisa kuungkapkan untukmu
Mentari pagi yang selalu menemani sinar wajahmu
Akan selalu kukenang sepanjang masa hidupku
Sebaris kata yang kau ukir di hatiku
Selalu membekas tak terhapuskan
Dirimu bagaikan embun pagi yang selalu menyejukkan hatiku
Wajahmu, bayanganmu, matamu, semua yang ada pada dirimu
Memberikan semangat dalam makna hidupku
Terasa Berhenti
Saat pertama kuberlabuh dihatimu
Ku bagaikan berada di samudra yang luas
Sulit kupahami dirimu
Pertama ku lihat matamu
detak Jantungku terasa berhenti
waktu terasa tidak berputar lagi
dirimu adalah misteri dalam hidupku

