Prefetch Pada Windows XP

Tulisan softskill “ Interaksi Manusia dan Komputer “
Oleh : Nyoman Parwa Dinawan



Prefetch Pada Windows XP

Windows XP didesain untuk mem-prefetch aplikasi dan komponen program sehingga saat kita me-load aplikasi ke  memory akan terasa lebih cepat. Saat Windows xp melakukan booting, secara default, Windows akan memeriksa folder prefetch. Dan ia akan membuat suatu”preloaded suset data boot” ( atau data “bayangan” , file, library, dan pointers yang vital) jika diperlukan.
Lalu saat kita menjalankan program-program aplikasi, Windows juga akan melakukan prefetch pada file atau program yang sering kita pakai. Windows akan mengkopy sebagian dari program yang aktif ke area prefetch dari disk. Tepatnya di folder prefetch.

Kegiatan pembuatan file-file *.pf akan dicatat oleh windows pada suatu suatu file yang bernama LAYOUT.INI yang juga akan disimpan di folder prefetch. Berdasarkan data-data pada file ini, Windows akan melakukan optimasi booting dan loading data.

Saat kita nanti melakukan booting ulang, Windows XP akan me-load seluruh asosiasi file, library, dan pointer yang vital yang sudah disimpan di dalam folder prefetch tersebut dan me-load-nya ke memory. Proses akan memakai bantuan file LAYOUT.INI dalam melakukannya. Jadi, prosesini sama saja menjalankan program-program di muka sebelum dibutuhkan. Dengan adanya “preloaded subset” yang dimasukkan ke dalam memory ini, akan membuat system Windows “kelihatannya bekerja lebih cepat”.

Tapi ingat! Mekipun prefetch didesain untuk mempercepat kinerja Windows , pada kenyataanya prefetch ini juga dapat memperlambat system.

Referensi :
Buku “Optimasi Windows XP”,  penulis : Tri Amperiyanto
Penerbit : PT Elex Media Komputindo

Read more


Pagefile

Tulisan softskill “ Interaksi Manusia dan Komputer “
Oleh : Nyoman Parwa Dinawan


Pagefile


Saat bekerja system computer akan memakai suatu memory. Itu jelas sekalisering kali system computer membutuhkan RAM lebig dari memory RAM fisik yang dimilikinya. Disinilah peran pagefile dibutuhkan. Jadi, saat memory kehabisan RAM fisik, ia akan berusaha membuat apa yang disebut dengan pagefile. Dengan teknologi pagefile ini, computer menjadikan sebagian isi disk menjadi memory tambahan. Jadi kehadiran pagefile memang sulit untuk kita tolak, hehe…

Singkat kata, pagefile akan dibutuhkan saat computer kita membutuhkan tambahan RAM. Itu teorinya, namun pada kenyataannya saat Windows bekerja akan selalu berusaha membuat pagefile secara “natural”. Artinya biar memory fisik kita tersisa banyak, Windows akan tetap memakai pagefile saat bekerja.

Menurut beberapa rumor, ada yang bilang 12 MB Virtual memory harus selalu ada untuk system operasi tanpa memperdulikan jumlah RAM yang ada. Katanya sih karena Windows didesain untuk melakukan “dump” memory system ke pagefile jika terjadi masalah crash. Okelah kalo begitu! Apapun itu, ini sekadar info saja. Yang jelas Windows akan selalu memakai pagefile, biarpun kita mempunyai memori yang  cukup banyak tersisa.

Referensi :
Buku “Optimasi Windows XP”,  penulis : Tri Amperiyanto
Penerbit : PT Elex Media Komputindo

Read more


Indexing Service

Tulisan softskill “ Interaksi Manusia dan Komputer “
Oleh : Nyoman Parwa Dinawan



Indexing Service

Indexing service adalah suatu service dari Windows XP, yang pada kerjanya akan mengekstrak isi file dan akan membuat suatu suatu indeks katalog. Dengan indeks katalog ini, proses pencarin file akan lebih efisien dan lebih cepat.

Indexing Service mengekstrak ini file, dengan cara memfilter dengan suatu komponen filter yang memahami suatu file format. Komponen filter tersebut mengimplementasikan suatu yang bernama Ifilter. Ifilter pada Windows XP akan mendukung file-file Ms-office, Hypertext Markup Language(HTML), pesan Multipurpose Internet Mail extention(MIME), dan plain-text file.

Kemudian indexing servis akan menggabung informasi yang berhasil diekstrak ke dalam suatu file. Akhirnya Windows akan membuat suatu katalog yang berisi master index. Itu prinsip kerja indexing service.

Referensi :
Buku “Optimasi Windows XP”,  penulis : Tri Amperiyanto
Penerbit : PT Elex Media Komputindo

Read more


File Temporer

Tulisan softskill “ Interaksi Manusia dan Komputer “
Oleh : Nyoman Parwa Dinawan


File Temporer

Pada saat kita bekerja dengan sebuah program dapat dipastikan Windows akan membuat file temporer (Temporary File), atau sering kita kenal dengan file sementara untuk “coret- menyoret”  data. Terkadang dengan berjalannya waktu, kita sukanya, main buka tutup program. Install ini dan itu sehingga terjadilah penumpukan file temporer ini.

Dengan menumpuknya file temporer, tentu saja akan memakan tempat pada disk. Selain itu, terkadanag ada beberapa program nakal seperti virus, worm, Trojan dan sahabat dekatnya yang diletakkan pada folder temporer.

Jadi, memang tidak ada salahnya, pada kurun waktu tertentu mengosongkan folder temp atau TMP ini. Lokasi folder ini biasanya ada di bawah folder Windows.

Referensi :
Buku “Optimasi Windows XP”,  penulis : Tri Amperiyanto
Penerbit : PT Elex Media Komputindo

Read more


FAT dan NTFS

Tulisan softskill “ Interaksi Manusia dan Komputer “
Oleh : Nyoman Parwa Dinawan




FAT dan NTFS

Windows adalah suatu system operasi. Kita semua tahu akan hal itu. Dalam bekerja, suatu syatem file dibutuhkan oleh system operasi untuk menentukan bagaimana file diberi nama, disimpan dan diorganisir. Sutu file system akan mengelola file dan folder plus tambahan informasi agar dapat menemukan dan mengakses file atau folder yang dibutuhkan.
Pada saat kita melakukan format pada suatu volume disk, kita dapat menentukan jenis file system apakah yang akan dipakai. Jenis file system yang umum dipakai windows adalah FAT (File Allocation Table) dan NTFS (New Twcnology File System).

A.    Tentang FAT

FAT adalh system file awal yang sering dipakai oleh system operasi windows. Ada beberapa jenis FAT. Misalnya FAT12, FAT16, dan FAT32. Kita akan melihat sekilas apa itu FAT.
Saat kita bekerja dan mengatur setup suatu volume file system pada hard disk,suatu master boot record (MBR) akan dibuat. MBR adalah suatu bagian dari file system yang berisi kode execute yang menangani kode boot master berikut tabel partisi dari disk. Saat volume di-mount atau dihitung, MBR akan menjalankan master boot code dan mentrasfer control ke boot sector pada disk. Hal ini akan menjalankan system operasi dengan file system sesuai dengan volumenya.

B.    Tentang NTFS

Pada bagian ini kita akan mengenal sekilas tentang file system NTFS. Secara global, jika kita bandingkan dengan file system FAT, ternyata NTFS akan memiliki beberapa komponen pembentuk yang mirip.

Saat kita bekerja dan mengatur setup suatu volume file system pada hard disk, suatu master boot record (MBR) akan dibuat. Tadi telah dibahas masalh MBR ini pada FAT. Yang jelas MBR adalah suatu bagian dari file system yang berisi kode execute yang menangani kode boot master berikut tabel partisi dari disk. Saat volume di-mount atau dihitung, MBR akan menjalankan master boot code dan mentrasfer control ke boot sector pada disk. Hal ini akan menjalankan system operasi dengan file system sesuai dengan volumenya.

NTFS dibagi menjadi cluster. Standar cluster NTFS umumnya dalah 4 kilobytes. Pada file siytem NTFS, disk secara logika akan dibagi menjadi dua bagian besar. 12,5 % pertama akan diberikan ke bagian file system yang dikenal dengan sebutan MFT (Mastter File Table). Sedangkan sisanya, 87.5 % adalah untuk data file.

Re
ferensi :
Buku “Optimasi Windows XP”,  penulis : Tri Amperiyanto
Penerbit : PT Elex Media Komputindo

Read more


Linkungan Sangat Penting Bagi Kehidupan

Tulisan “Interaksi Manusia dan Komputer”
Oleh : Nyoman Parwa Dinawan  
 

Linkungan Sangat Penting Bagi Kehidupan

Lingkungan adalah sesuatu yang paling penting di dalam hidup ini karena lingkungan sangat memberikan manfaat yang sangat berarti bagi tubuh kita. Lingkungan yang bersih pasti membuat  kita merasa nyaman, seperti contoh lingkungan yang terdapat banyak pepohonan, di tempat seperti itu pasti hawa yang di hasilkan akan sangat sejuk.

Di dalam ilmu pengetahuan alam dijelaskan bahwa daun pohon dapat mengeluarkan O2 yang setiap hari kita hirup pada saat benapas. Hubungan saling menguntungkan antara manusia dengan pohon pasti ada, seperti yang kita lihat manusia saat mengeluarkan udara pernapasannya, mereka membuang CO2, dimana CO2 (karbondioksida) merupakan senyawa yang paling dibutuhkan oleh tumbuhan untuk kelangsungan hidupnya.
Kita sebagai manusia yang diberi akal pikiran yang boleh di bilang istimewa di banding makhluk ciptaan tuhan yang lainnya, sudah sewajarnya kita menjaga lingkungan sekitar kita agar tidak terjadi pencemaran yang nantinya akan merugikan kita sendiri.

Tanpa adanya lingkungan, manusia tidak akan pernah hidup. Hidup adalah sesuatu yang sangat penting untuk dijaga, jadi rawat dan lestarikanlah lingkungan yang kita miliki sebelum kita terlambat.

Read more


Tugas 7 Percakapan dalam CSCW ( Softskill )

Tugas 7 “ sofskill interaksi manusia dan Komputer “
Oleh : Nyoman Parwa Dinawan


Percakapan Dalam CSCW

Tiga fungsi teori percakapan dalam CSCW:
1. digunakan untuk menganalisa catatan (transkrip), mis. konferensi elektronik. Ini akan membantu memahami seberapa baik partisipan menyalin dengan komunikasi elektronik.
2. digunakan sebagai petunjuk untuk keputusan desain. Pemahaman percakapan normal antar manusia menghindari kesalahan besar dalam perancangan media elektronik.
3. dapat digunakan untuk mengarahkan desain, menstrukturkan sistem dengan
teori.

Struktur percakapan dasar
Pada tingkat yang lebih tinggi, struktur percakapan dapat dilihat sebagai urutan giliran, biasanya pergantian di antara partisipan.

Konteks
Setiap ucapan dan fragmen dari percakapan sangat tergantung pada konteks yang digunakan untuk menghilangkan ambiguitas dari ucapan.
Ada 2 tipe konteks dalam percakapan:
1. konteks internal, tergantung pada ucapan sebelumnya.
2. konteks eksternal, tergantung pada lingkungan.

Breakdown
Breakdown dalam komunikasi terjadi apabila terdapat perbedaan fokus dari pembicara dan pendengar. Breakdown ini dapat diperbaiki dengan pertanyaan atau ucapan dari pembicara/pendengar yang dapat menimbulkan fokus dialog yang sama.

Speech act theory Merupakan suatu analisis yang detail dari struktur percakapan, biasanya digunakan untuk memberikan petunjuk dalam perancangan Coordinator, yaitu sistem email terstruktur yang komersial.
Komunikasi Berbasis Teks
1.    Dalam groupware yang asynchronous (dan beberapa sistem synchronous), bentuk komunikasi langsung yang dominan adalah berbasis teks.
2.     Komunikasi berbasis teks dalam sistem groupware seperti tiruan dari percakapan, sehingga terdapat beberapa masalah dalam mengadaptasi antara 2 media.

Ada 4 tipe komunikasi tekstual dalam groupware:
1.  discrete; pesan langsung seperti dalam email
2. linear; pesan partisipan ditambahkan pada akhir dari catatan tunggal
3. non-linear; saat pesan dihubungkan ke yang lainnya dalam model hypertext
4. spatial; dimana pesan diatur dalam permukaan dua dimensi

Beberapa masalah yang timbul dalam komunikasi berbasis teks:
1. Back channel
a. Kehilangan back channel dan nada suara serta bahasa tubuh pembicara.

2. Grounding constraint
Adalah sifat dari channel dimana para pembicara berkomunikasi, meliputi:
1. cotemporality; ucapan didengar segera setelah diucapkan
2. simultaneity; partisipan dapat mengirim dan menerima pada waktu yang bersamaan
3. sequence; ucapan-ucapan diurutkan dalam sistem berbasis teks, partisipan yang berbeda dapat menyusun   simultaneously, tapi kurang cotemporality.

3. Turn taking
a. Tidak adanya back channel menimbulkan kesulitan bagi pendengar untukvmenginterupsi percakapan (turn-taking).

4. Konteks
a. Hilangnya back channel dan kemungkinan giliran yang overlapping, menyebabkan sulitnya      menentukan konteks dari ungkapan tekstual.

5. Hypertext
a.  Berkurangnya langkah dari percakapan berbasis teks berarti bahwa partisipan dipaksa untuk meningkatkan granulity pesan.
b. Ini dapat diatasi dengan pesan multiplexing Kerja Kelompok
c. Perilaku kelompok lebih kompleks terutama apabila kita memperhatikan hubungan sosial yang dinamis selama bekerja dalam kelompok.

Dinamika kelompok
a. Peran dan hubungan di dalam kelompok dapat berubah secara dramatis dalam suatu kurun waktu saat melaksanakan suatu pekerjaan.
b.  Nama peran seseorang dapat menimbulkan masalah, mis. seorang disebut penulis buku tapi sebenarnya ia hanya memberikan ide dan komentar tapi tidak menulis satu kata pun.
c.  Anggota dan struktur kelompok juga dapat berubah setiap saat. Dengan
d. keluar atau masuknya anggota dalam kelompok dapat mengubah perilaku kelompok. Anggota kelompok yang baru memiliki masalah khusus dalam beradaptasi dengan budaya kelompok.
e.  Sistem groupware dapat membantu dengan cara mencatat sejarah dari kelompok.

Sumber : http://naeli.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/1374/M11-Teori+dan+Faktor+CSCW.pdf

Read more

About This Blog

GUNADARMA

Cari Blog Ini

About this blog

Pengikut

Tags

  • 1 (1)

Pages

Web hosting for webmasters